Wawancara kepada Sheikh Imran Hosein yang dilakukan oleh Dragana Trifković, Direktur Umum Pusat Studi Geostrategis.
Continue readingMemahami Korelasi dari Berbagai Tingkatan Pemikiran dan Ayat Muthashabihat
Menurut saya, Pemikiran Konseptual dalam eskatologi beroperasi pada tingkat abstraksi yang tinggi, di mana kita berurusan dengan tema-tema yang luas, simbol-simbol, dan ide-ide spiritual atau metafisik. Ini adalah tentang memahami prinsip-prinsip dan makna serta interpretasi dari ajaran-ajaran kenabian atau agama, yang sering kali berurusan dengan pola-pola jangka panjang, kebenaran transenden, atau interpretasi alegoris. Pada tingkat […]
Tentang Sanad (Silsilah) bagi Syekh Maulana Imran Nazar Hosein
Artikel pendek ini adalah penjelasan ringkas akan klarifikasi dari banyaknya misinformasi yang beredar tentang sanad (silsilah) Maulana Imran Nazar Hosein. Jadi ketika ada yang menanyakan tentang silsilah beliau, jawabannya berada di bawah ini. Tidak lebih, tidak kurang. Dan itu yang ditegaskan oleh Maulana Imran Nazar Hosein. Jangan melebih-lebihkan karena Beliau sendiri tidak akan pernah mengklaim […]
Biografi Maulana Imran Nazar Hosein
Maulana Imran Nazar Hosein adalah seorang cendekiawan Islam yang dikenal luas di seluruh dunia melalui ceramah-ceramahnya yang mendalam mengenai eskatologi Islam, politik internasional, ekonomi Islam, dan berbagai isu kontemporer lainnya. Lahir di Trinidad dan Tobago, Maulana Imran memiliki latar belakang pendidikan yang beragam dan kaya, yang membentuk pandangannya yang unik dan kritis terhadap berbagai fenomena […]
Al-Qur’an dan Dunia Multipolar dalam Kongres IMR dan Forum Multipolaris di Moskow Rusia.
Kongres kedua International Russophile Movement (IMR) dan Forum tentang Multipolaritas berlangsung di Moskow pada hari Senin, 26 Februari 2024. Acara ini diadakan di klaster inovasi Lomonosov dan mempertemukan para intelektual dari Asia, Afrika, Amerika Latin, dan Amerika Utara. Di antara para pembicara yang hadir adalah juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, filsuf politik […]
Persetan dengan Bantuanmu!!!
Achmad Soekarno, mendiang presiden Indonesia, keluar dari PBB dan selama delapan bulan berikutnya, kursi Indonesia di Majelis Umum PBB tetap kosong. Ketika diperingatkan bahwa Indonesia tidak akan lagi menerima bantuan penting yang dibutuhkannya, ia menjawab, “Persetan dengan bantuanmu!” Itu berarti: persetan dengan dolar Anda; persetan dengan hukum Anda; persetan dengan sistem internasional Anda; persetan dengan […]
Apa Arti Sebenarnya dari Eskatologi Islam?
Ini adalah sebuah catatan kecil dari murid Sheikh Imran Nazar Hosein yang bernama Hasbullah Syafi’i yang insya Allah telah diberi mandat dan kepercayaan penuh oleh Sheikh Imran untuk meneruskan dan memperjuangkan pengembangan dari ilmu eskatologi Islam yang sedang kita semua pelajari saat ini. Satu pesan dari admin, berhentilah berdebat dengan mereka yang belum memahami sepenuhnya […]
Implikasi dan Konsekuensi dari Perang Besar
Eskatologi Islam telah memberikan ruang bagi kita untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan agar dapat meniti kelangsungan hidup setidaknya di sebagian dari belahan bumi setelah Perang Besar. Pasukan Muslim tidak hanya akan menaklukkan Konstantinopel setelah Perang Besar dan menghancurkan benteng pertahanan yang dimiliki Barat di Selat Bosphorus sejak Kekaisaran Ottoman menaklukkan Konstantinopel pada 29 Mei […]
Rasulullah (صلي الله عليه و سلم) dan Perang Besar
Rasulullah Muhammad (صلي الله عليه و سلم) telah menubuatkan bahwasanya perang besar akan datang dimana 99% dari mereka yang berperang akan terbunuh. Hal ini tentu saja akan menjadi perang yang sangat unik mengingat belum pernah ada sekalipun perang dalam sejarah ketamadunan manusia yang membuat 99% dari mereka yang berperang terbunuh. Hal yang paling unik atau […]
Bangsa Rum Dalam Al-Qur’an
Bismillah Arrahman Arrahiim. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Alif Laam Miiim. (1) Telah dikalahkan Byzantium (Bangsa Rum). (2) Di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan kembali menang. (3) Bagi Allah-lah urusan sebelum dan sesudah (mereka menang). Dan di hari (kemenangan Bangsa Rum) itu, bergembiralah orang-orang yang beriman. […]









